HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
BERITA TERKINI
Ledakan Mega Kuningan

Implikasi Di Balik Teror Bom di Marriott dan Ritz Carlton

Tayang: 17-Jul-2009 13:27 WIB

indosiar.com-Jakarta. Setelah beberapa tahun aman dari teror bom, kali ini Indonesia kembali harus menghadapi peristiwa yang sangat menyedihkan. Jumat pagi ini (17/07) dua bom meledak di Jakarta pada dua tempat berbeda dan pada saat hampir bersamaan, yaitu Hotel JW Marriott di kawasan Mega Kuningan dan Hotel Ritz Carlton di kawasan SBCD. Akibatnya jatuh puluhan korban luka dan beberapa korban tewas, sebagiannya adalah warga asing. Hingga artikel ini diturunkan, diperkirakan korban masih terus bertambah.

Situasi keamanan Indonesia yang kondusif walau baru saja melalui pelaksanaan Pemilu legislatif dan presiden pada tahun 2009 ini harus terkoyak oleh ledakan bom berjenis high exlposive yang menurut dugaan sementara oleh kepolisian Indonesia adalah bom bunuh diri.

Saat ini pihak kepolisian masih belum berani memastikan pengeboman itu dilakukan pihak teroris karena belum ada laporan tentang pihak yang mengaku bertanggung jawab.

Jika ditilik dari peristiwa tersebut, tampaknya teror bom di dua hotel mewah bertaraf Internasional ini memiliki kesamaan dengan teror bom sebelumnya yang pernah terjadi di Indonesia. Karena tampaknya sasaran kedua bom tersebut adalah warga asing yang memang banyak menginap atau mengunjungi kedua hotel itu. Hal ini tidak pelak mengingatkan kita pada teror bom beberapa tahun lalu di tempat yang sama, Hotel JW Marriot pada tahun 2003 yang menewaskan sejumlah warga asing.

Juga teror bom di Bali yang terjadi dua kali yaitu pada tahun 2002 dan 2005. Begitu pula bom di kedutaan besar Australia pada tahun 2004 yang walau gagal menelan korban asing namun menewaskan banyak bangsa kita. Tampaknya tidak hanya orang asing yang menjadi sasaran tetapi juga pemilihan dua hotel internasional itu memang disengaja.

Seperti dikatakan oleh pengamat intelijen AC Manullang dalam sebuah media online bahwa kedua hotel itu memiliki banyak cabang di dunia sehingga peristiwa yang menimpa hotel tersebut akan secara otomatis jadi perbincangan di seluruh penjuru dunia.

Walau pihak kepolisian hingga saat ini belum memastikan siapa pelaku teror bom Marriott dan Ritz-Carlton, nemun melihat kemiripan modusnya dengan teror sebelumnya, dapat diduga sebagian pihak mencurigai kelompok Jamaah Islamiyah (JI) sebagai pelaku. Mengutip berita (17/07) dari sebuah media online Australia, pengamat terorisme Rohan Gunaratna, pimpinan International Centre for Political Violence and Terrorism Research, sebuah lembaga penelitian yang berbasis di Singapura dengan yakin menyatakan JI di belakang teror bom tersebut.

Namun dalam berita yang sama itu, seorang analisis Australia yaitu Dr. Carl Ungerer justru menduga kelompok sempalan JI adalah pelaku sebenarnya lantaran berbeda pendapat dengan beberapa pimpinan JI. Sidney Jones, pengamat teroris yang berbasis di Jakarta pun menyatakan masih terlalu awal menyimpulkan JI di belakang teror bom itu.

Memang dugaan-dugaan tersebut di atas masih diselidiki kebenarannya, namun yang jelas kejadian yang menyedihkan ini membuat mata kita terbuka bahwa Indonesia sebenarnya masih belum aman.

Yang jelas teror bom di dua hotel ini membuyarkan pendapat sebagian pihak bahwa ancaman teror di Indonesia telah mereda dengan banyaknya penangkapan terhadap para anggota JI atau organisasi yang berkaitannya dalam beberapa tahun terakhir ini. Bahkan bukan tidak mungkin ada pelaku lain yang tidak berkaitan dengan organisasi JI sengaja melakukan teror di Indonesia dengan tujuan-tujuan tertentu yang belum diketahui.

Tidak peduli siapa pun pelaku atau apa pun tujuan teror bom itu, Indonesia jangan sampai kembali terpuruk ke dalam kondisi kekacauan politik, keamanan, ekonomi dan juga SARA seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, pihak keamanan Indonesia harus segera mengungkapkan dan menangkap pelaku teror bom Marriott dan Ritz-Carlton ini. Juga segala lapisan masyarakat bersama pemerintah harus merapatkan barisan untuk menjaga Indonesia agar tetap aman dan kondusif.

(Fachri Siradz / berbagai sumber)

 


Tayang: 17-Jul-2009 13:27 WIB

Bookmark and Share


Page: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
20-Mar-2010 15:06:57 WIB by nia
mengapa orang-orang di indonesia ini suka sekali dengan terorisme ya ? padahal negara kita ini negara yang baru berkembang bukan negara maju, pemerintah dan densus 88 segera hancurkan jaringan-jaringannya yang menyebar di jakarta, jawa dan beberapa daerah lainnya.
22-Nov-2009 14:30:19 WIB by daenk rock
terrorist not good.....
21-Nov-2009 11:47:26 WIB by GATEL BAND
SIALAN
Cipt:HARI WIDI (GATEL BAND)

Lu emang sialan
Paling-paling demen bikin kekacauan
Lu emang sialan
Paling-paling demen bikin keonaran

Boom lu ledakin sembarangan
Nyawa melayang,gedung brantakan
Dasar lu gak punya pikiran
Kelakuan lu emang sialan…


Lu emang sialan
Kagak demen Indonesia aman nyaman
Lu lu lu lu emang sialan
Tampang klimis,ati bengis,otak setan


Lu emang sialan
Paling-paling demen bikin kerusuhan
Lu lu lu lu emang sialan
Tampang klimis,ati iblis,otak setan

Dengar dan download gratis lagu SIALAN(BOOMBER SIALAN) dan lagu-lagu kritik social lainnya dari GATEL BAND,di http://gatelbandku.co.cc
3-Oct-2009 19:00:26 WIB by ari
w heran deh ma orang2 yang kaya gitu,pa dy gak mikirin keluarga y,pa dy gak mikir coba keluarganya yang di bom,gimana perasaannya?!
jangan2 dy gak punya hati nurani lagi,waktu pembagian hati nurani dy gak dateng hahahaha
20-Aug-2009 09:20:45 WIB by azim
Apapun komentar dan analisa para pengamat, pasti mengarah ke Islam. Jadi sepantasnya MUI mengeluarkan fatwa haram untuk islam di Indonesia, karena islam ternyata bermuka banyak, ada yang bilang cinta damai, dilain pihak jihad, syariah atau khilafah masih saja di pakai. Klo mau tetap cinta damai, bagi al quran yang berisi jihad, syariah dan khilafah tadi di robek aja.
19-Aug-2009 10:00:14 WIB by sampank
jangan menuduh dulu kan pengungkapan yang sebenarnya belum terbukti kita lihat ja dulu nurdin yang ngelakuin terornya ataukah orang yang ingin menghancurkan orang lain tersangkanya kan kita gk liat langsung siapa yang ngebom notel ritz carlton n mariot

ya mudah2an pelaku terornya cepet tertangkap siapapun dia
15-Aug-2009 13:14:45 WIB by Yani Hermanto
Nurdin M top Emang setan.!!! kalau ketemu gw..gw bikin perkedel .
13-Aug-2009 19:55:16 WIB by Bejaguna
Bingung sendiri rasanya mikirin si Noordim M top dan konco-konconya, maunya apa sih?
Di bilang jihad, kayaknya nggak kena, kecuali mengartikan jihad dengan pengertian yang sangat dangkal. karena pengertian jihad menurut saya sangat luas sekali.
11-Aug-2009 15:49:18 WIB by rina christina
Mereka seharusnya berjihad di tanah peperangan seperti di palestine,.... jika negara ini tidak dianggap sebagai negaranya seharusnya mereka itu meninggalkan Indonesia, Indonesia tidak rugi jika teroris itu pergi dari Indonesia...
Berhentilah menyebarkan kebencian, Ingat Indonesia berdiri dengan darah dan pengorbanan dari berbagai suku, agama dan ras......
9-Aug-2009 14:55:57 WIB by rina
Ass...
Aku harap masalah ini cepat selesai, Indonesia kembali tersenyum dengan senyuman secerah mentari..
Islam itu indah lhho..
Islam itu damai..
Jangan kotori kain putih berbingkai sutra atas kalimat Allah, dengan goresan tinta berisikan tuba...

 

Nama:
Email:
Security Code: