indosiar.com, Jakarta - (Kamis:09/02/2012) Dua radar yang dipasang masing masing di wilayah Saumlaki, kabupapten Maluku Tenggara Barat berjenis Satrad 245 dan di Timika, berjenis Satrad 243. Radar tersebut diharap mampu melaksanakan pengamatan udara wilayah Yuridiksi Indonesia ditengah samakin canggihnya peralatan alutsista yang digunakan para pelanggar batas.
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono meminta Kohanudnas dengan penambahan alat pendeteksi di wilayah timur Indonesia, tersebut agar lebih tegas terhadap pelanggar batas wilayah udara Indonesia, sesuai hukum nasional dan international yang berlaku.(Her)