HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
BUDAYA

Pawai Seni

Banyuwangi Etno Carnival





indosiar.com, Banyuwangi -
(Selasa, 25.10.2011) Sebuah carnival bertajuk Banyuwangi Etno Carnival (BEC) digelar di Banyuwangi, Jawa Timur. Carnival itu mempertontonkan warna berbeda dengan mengkolaborasikan unsur fashion show, seni moderen, contemporer dan tradisional. Tak hanya model saja pesertanya pun bervariasi latar belakang, mulai pelajar hingga ibu rumah tangga.

Banyuwangi Etno Carnival (BEC) ini dikuti tidak kurang dari 430 peserta yang tampil dalam beragam kostum. Tidak hanya model, karyawan, petani, buruh, ibu rumah tangga dan pelajar-pun ikut serta.

BEC mengangkat tema ''gandrung, damarwulan dan kundaran. Ketiganya merupakan kesenian tradisional asal Banyuwangi. Dari tiga kesenian tradisional itulah, peserta BEC kemudian melakukan modifikasi kostum sehingga tampil lebih kontemporer.

Meskipun sebagian diantara mereka pemula, namun mereka maksimal mempersiapkan kostum, berlatih koreografi, dan tata rias wajah jauh hari sebelum acara digelar.

Carnaval dipusatkan di Jalan Gasibu kota Banyuwangi. Setiap kelompok menampilkan karya seninya masing-masing dalam bentuk kostum dalam beraneka corak dan warna.

Termasuk juga memadukan seni tari dan tradisi setempat dengan tari modern, semisal tari gandrung, kuntulan, damarwulan, janger Banyuwangi dan ider bumi.

Carnaval yang baru digelar pertama kali di Banyuwangi ini, menyedot perhatian ribuan warga sepanjang jalan kota Banyuwangi.

Pagelaran BEC di Banyuwangi ini seolah menabiskan tren demam carnival yang akhir-akhir ini berkembang di daerah daerah. Patut disayangkan, jika pagelaran seni budaya seakbar ini tanpa arah dan tujuan jelas. Apalagi sebagian besar dananya berasal dari anggaran APBD yang notabene anggaran untuk kepentingan rakyat miskin di Banyuwangi. (Nursalim/Her)

Bookmark and Share