1 Agustus -16 September 2008
Pengumuman lomba menulis Cerita Mini (Cermin) dengan tema "Perjuangan Hidupku"

04 – 22 Agustus 2008 Penerimaan tulisan Cermin dengan cara mengisi Form Lomba

04 – 29 Agustus 2008
Penilaian juri

03 September 2008
Pengumuman 10 besar

05 September 2008
Pengumuman 5 besar

09 September 2008
Pengumuman 4 Pemenang

10 - 16 September 2008
Batas pengambilan hadiah
hari & jam kerja Senin - Jumat



Lomba CerMin (Cerita Mini)
(Kisah Nyata: Perjuangan Hidupku)

Ketentuan Umum Lomba :
1. Peserta lomba adalah perorangan (umum) di seluruh Indonesia dengan menyertakan fotocopy identitas diri (KTP/SIM/Paspor/Kartu Pelajar/Mahasiswa)
Perlombaan ini tertutup bagi tim redaksi indosiar.com.

2. Karya yang Dilombakan :
a. Cerita yang ditulis merupakan Kisah Nyata dengan Tema "Perjuangan Hidupku".
b. Cerita ditulis terdiri dari 1500 kata
Dengan Microsoft word document setting default :
- Font : Times New Roman
- Besar font : 12
- Spasi : 2
c. Sertakan juga profil dan alamat lengkap/jelas, yang bisa dihubungi.
d. Penulis diperkenankan menyertakan foto diri ukuran, jenis file JPG.
e. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, televisi maupun online (baik di Indonesia atau diluar Indonesia) atau tidak pernah diikut sertakan dalam lomba penulisan lainnya
f. Naskah yang menjadi pemenang menjadi hak milik panitia
g. Keputusan panitia mutlak dan tidak bisa diganggu gugat
h. Tidak dipungut biaya apapun untuk mengikuti lomba ini

Kriteria Penilaian Lomba Cermin :
1. Ide cerita (bukan fiktif atau rekaan).
2. Orisinalitas/karya asli penulis
3. Inspiratif
4. Mudah dibaca dan dipahami oleh juri dan masyarakat awam.
5. Kesesuaian tema

5 besar yang terpilih Lomba Cermin Hari Kartini (April 2008):
- Mama, Sekeping Inspirasi Tentang Kehidupan (Eldestian)
- Dua Srikandi Inspirator: Ibu Guru BP dan Moderator Dunia Maya (Fatimah Imazahra)
- Rumus Pintar Mbok Nah (Lingga Permesti)
- Cinta Perempuan Baja (Nunik Utami)
- Cinta Tak Butuh Kekerasan (Rosalia Raisita Rabu)

Para pemenang akan dihubungi oleh pihak Indosiar.com.
Tidak ada biaya atau pungutan apapun dalam lomba ini.
Sampai berjumpa lagi dalam lomba-lomba selanjutnya.

 
 

TESTIMONIAL
10 BESAR PEMENANG CERMIN - APRIL'08


Fien Prasetyo :

“Ibu Tiriku, Oase yang Sempat Hilang”

Alhamdulillah…setelah masuk dalam 10 besar cermin yang diselenggarakan oleh indosiar, saya semakin lebih percaya diri dengan potensi yang ada dalam diri saya. Dari rasa percaya diri itu saya bisa selalu berpikir positif dalam segala hal. Yang jelas, saya semakin bersemangat untuk terus menulis dan menulis.

Terima kasih cermin indosiar…saya bangga dan bahagia sekali bisa masuk dalam 10 besar cermin indosiar. Semoga cermin indosiar terus berlanjut untuk mengapresiasi karya-karya tulisan anak negeri

 

TESTIMONIAL
Juara I PEMENANG CERMIN - APRIL'08

Rosalia Raesita Rabu :
“Menatap Kenyataan dan Belajar Melalui Cermin”

Saya ingat dengan baik ketika sedang lesu-lesunya saya membuka internet mencari peluang menulis untuk berbagai perlombaan, Indosiar menawarkan Lomba Menulis CERMIN (Cerita Mini) berdasarkan kisah nyata yang berkaitan dengan kekerasan dalam rumah tangga. Ini luar biasa karena berkaitan dengan realita, sesuatu yang pernah saya saksikan, yang terjadi di sekitar saya, yang pernah membuat naluri saya tersentuh dan yang pernah membuat saya berjuang untuk melakukan sesuatu bagi kaum perempuan.
Beberapa bulan kemudian, nomor baru muncul di HP saya. Mbak Ana dari Indosiar mengabarkan bahwa tulisan saya menang dalam perlombaan ini. Saya tersenyum, ah ini yang dinamakan buah usaha. Tak ada istilah menyerah dalam berjuang. Saya banyak menerima ucapan selamat yang berasal dari teman-teman yang tergabung dalam Forum Academia Nusa Tenggara Timur, yang merasa bangga bahwa ada seorang anak daerah yang bisa memenangkan perlombaan ini .Ucapan profisiat yang terjauh berasal dari Belanda, seorang teman lama yang sudah menghilang selama 7 tahun akhirnya dipertemukan kembali ketika dia melihat nama saya tertera sebagai pemenang. Menulis itu benar-benar hebat, berhasil mempertemukan dua orang sahabat yang sekian tahun hilang, Terimakasih Indosiar karena telah mengajarkan saya bahwa perjuangan selalu ada hasilnya, dan saat ini saya selalu mengajarkan sesama saya bahwa Cinta Tak Butuh Kekerasan Sebagai Pelajaran.

Salam Manis dari Flores,

Rosalia Raesita Rabu


© 2008, INDOSIAR.COM