indosiar.com, Cilacap - Dikawasan pantai Sumpiuh, Jawa Tengah gelombang tsunami menerjang sejauh 3 kilometer dari pantai dengan ketinggian mencapai 6 meter. Jumlah korban meninggal hingga Senin (17/07/06) malam, mencapai 11 orang dan puluhan orang lainnya hilang.
Gelombang tsunami yang terjadi kemarin sore membuat ribuan warga panik dan lari berhamburan keluar rumah. Akibatnya, jalur utama Sumpiuh - Kemranjen hingga kota Sampang di Kabupaten Cilacap lumpuh.
Macetnya jalur ini karena seluruh warga berusaha mencari lokasi yang aman dengan menggunakan kendaraan. Kondisi terparah terjadi di Desa Widara Payung, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.
Sejumlah desa yang hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari laut terhempas gelombang tsunami. Hingga Selasa dini hari dilaporkan 7 orang warga Widara Payung tewas dan puluhan orang lainnya hilang.
Kondisi parah lainnya berada di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. Dilokasi ini air naik ke daratan sejauh 3 kilometer dengan tinggi mencapai 6 meter.
Menurut Kapolsek Sumpiuh AKP Supana, pihaknya belum bisa mendata adanya korban akibat gelombang tsunami tersebut. Untuk sementara prioritas penanganan diutamakan untuk para pengungsi berada di Mapolsek dan kantor kecamatan. (Nanang Anna Nurani/Sup)