indosiar.com, Jakarta - (Kamis:22/09/2011) Kepolisian hingga kini terus mendalami pecahnya aksi kekerasan di depan gedung SMA Negeri 6 Jakarta, yang melibatkan pelajar sekolah tersebut dengan wartawan. Sejauh ini telah 11 siswa SMA Negeri 6 dan 4 orang wartawan diperiksa polisi. Namun belum satu orang pun ditetapkan sebagai tersangka pecahnya bentrokan yang merupakan buntut dari aksi pengeroyokan wartawan oleh siswa sekolah tersebut.
Bentrokan antara siswa SMA Negeri 6 Jakarta dengan wartawan pada hari Senin lalu masih didalami polres Jakarta Selatan. Aparat polres Jakarta Selatan sudah memeriksa 11 siswa SMA Negeri 6 secara marathon sepanjang Rabu kemarin.
Terkait kasus ini, aparat polres Jaksel juga sudah memeriksa 4 orang wartawan. Namun kemungkinan jumlah saksi yang diperiksa akan bertambah, dan sejauh ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
Penyidik masih mendalami kasus ini berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut. Terkait pemeriksaan para siswa SMA yang tergolong masih dibawah umur, dalam pemeriksaan mereka didampingi komisi perlindungan Anak Indonesia serta petugas balai pemasyarakatan yang menangani anak anak bermasalah.
Namun jika nantinya dari para siswa ada yang jadi tersangka kasat reskrim polres Jakarta Selatan, menyatakan tidak diperlukan penahanan, karena masih dibawah umur.
Sementara itu, kegiatan belajar mengajar di SMA N 6 hari ini masih diliburkan menyusul bentrokan di depan sekolah itu pada Senin lalu.(Muslihan/Damar Galih/Her)