indosiar.com, Jakarta - Peringatan ini ditandai dengan tabur bunga dan memanjatkan doa bagi para korban di 4 lokasi tempat mereka tertembak.
Walau keempat korban tragedi tersebut telah dianugerahkan sebagai pahlawan perjuangan reformasi oleh pemerintah, namun dalang yang bertanggung jawab atas kematian 4 mahasiswa itu, masih menjadi misteri dan belum terungkap hingga kini. Sehingga pihak keluarga dan Trisakti masih terus memperjuangkan keadilan.
Tragedi Trisakti terjadi saat maraknya demonstrasi menuntut Presiden Soeharto turun dari jabatannya pada krisis ekonomi yang melanda negeri ini tahun 1997 - 1998. Saat mahasiswa Trisakti hendak berdemo ke gedung DPR/MPR pada 12 Mei 1998, mereka dihadang blokade aparat keamanan dan memicu kerusuhan yang menewaskan 4 mahasiswa yakni : Elang Mulia Lesmana, Gerry Hertanto, Hasudin Royyan, dan Hendriawan Sie.(Astrid Farma Putri dan Kiki Suhartono/Ijs)