indosiar.com, Tegal - Temuan darah donor yang diduga terjangkit HIV di Tegal, Jawa Tengah, dalam 4 tahun terakhir, jumlahnya cukup mencengangkan. Berdasarkan data dari unit transfusi darah PMI Kota Tegal, ditemukan sebanyak 18 kasus darah donor yang diduga positif atau reaktif HIV.
4 kasus ditemukan pada tahun 2002, 1 kasus tahun 2003, 8 kasus tahun 2004 dan 5 kasus pada tahun 2005. Kepala Unit Transfusi Darah cabang Kota Tegal, Dr Hadi Gunawan, mengatakan 18 darah donor yang diduga positif atau reaktif HIV tersebut, semuanya berasal bukan dari donor sukarela, melainkan donor pengganti atau keluarga.
Darah tersebut dinyatakan reaktif HIV setelah melalui dua kali uji saring dengan metode berbeda. Pada awal pemeriksaan, petugas menggunakan rapitest dan darah tersebut diketahui reaktif. Oleh petugas laboratorium, pemeriksaan dilanjutkan dengan menggunakan metode Eliza dan menunjukkan hasil yang sama. Diduga dalam darah donor tersebut mengandung virus HIV.
Ditambahkan meski dua kali pemeriksaan menunjukkan ada reaksi, darah belum bisa dikatakan positif mengandung virus yang merusak antibodi tersebut karena harus diperiksa ulang di laboratorium rujukan nasional di Jakarta. Pihak PMI sudah memusnahkan darah tersebut. (Kuntjoro Wijayanto/Tom)