indosiar.com, Bali - Dampak ledakan bom di Jakarta semakin terasa di Bali, setelah sejumlah even internasional dibatalkan, kini dua kapal pesiar yang mengangkut 2000 wisatawan asing batal berkunjung ke Indonesia. Pembatalan kunjungan ini diduga akibat para wisatawan khawatir dengan kondisi keamanan di Indonesia pasca ledakan bom di Jakarta.
Ledakan bom di Marriott dan Ritz Carlton terus memukul dunia pariwisata Indonesia, khususnya Bali. Setelah sejumlah even internasional batal digelar akibat ledakan bom, kini dua kapal pesiar internasional kembali membatalkan kunjungannya ke Bali. Pembatalan kunjungan ini sangat merugikan dunia pariwisata, karena kapal pesiar yang direncanakan berkunjung ke Indonesia pada bulan Juli dan Agustus ini membawa 2000 wisatawan asing dari sejumlah negara di dunia.
Diduga pembatalan kunjungan ini dilakukan para wisatawan karena khawatir dengan kondisi keamanan di Indonesia, pasca serangan teroris dua pekan lalu. Namun pengelola pariwisata di Bali membantah terjadi pembatalan kunjungan 2000 wisatawan itu. Menurut mereka, para wisatawan itu bukan membatalkan kunjungan tetapi hanya melakukan penundaan saja dan akan melakukan penjadwalan ulang kunjungan pada waktu yang belum ditentukan.
Diperkirakan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali akan mengalami penurunan sebesar 4 hingga 5 persen. (Arif Rahman/Sup)