indosiar.com, Jember - Ditengah keresahan warga menyusul tragedi bom di Mega, Kuningan, Jakarta, seorang pengunjung pantai wisata Tanjung Papuma, Jember, Jawa Timur Senin (20/07/09) kemarin, diteror dengan ditemukannya sebuah granat aktif disekitar pesisir pantai obyek wisata unggulan. Petugas gabungan bahkan menemukan 2 lagi granat serupa saat menyisir lokasi.
Petugas gabungan polisi, TNI dan tim SAR wisata ini langsung melakukan penyisiran disekitar lokasi ditemukannya granat dikawasan pantai Malikan, Tanjung Papuma, Jember kemarin petang.
Penyisiran dilakukan di radius hingga 100 meter dari lokasi granat aktif yang ditemukan pertama kali oleh seorang pengunjung bernama Nur Hidayat, warga Kecamatan Panti, Jember. Dari hasil penyisiran, petugas bahkan menemukan 2 lagi granat serupa yang ditemukan di sela-sela batu karang pantai. Ketiga granat ini kondisinya masih baru dan diletakkan di tiga lokasi terpisah dengan radius masing-masing 5 hingga 10 meter. Granat itu biasa digunakan prajurit TNI di medan tempur dengan efek ledakan yang cukup kuat. Keberadaan granat yang berserakan di pantai pertama kali ditemukan oleh seorang pengunjung ketika sedang mencari kerang disekitar pesisir pantai.
Meski masih belum jelas apa motifnya, namun diduga granat-granat ini diletakkan seseorang untuk menteror orang-orang yang berada di obyek wisata ini. Untuk kepentingan penyelidikan ketiga granat aktif langsung diamankan di kantor wisata Tanjung Papuma. Sementara upaya penyisiran langsung dihentikan kemarin petang dan rencananya akan dilanjutkan Selasa pagi lantaran lokasi telah tertutup ombak pasang. (Tommy Iskandar/Sup)