indosiar.com, Pandeglang - Lebih dari 100 warga Kecamatan Cibaliung, Pandeglang, Banten terserang diare selama konsumsi air Sungai Cikalong yang melintasi perkampungan mereka. Empat diantaranya bahkan tewas karena dehidrasi, dan lebih dari 100 lainnya masih menjalani perawatan di Puskesmas dan posko darurat.
Empat warga Desa Curug yang tewas tanggal 16 hingga 18 Agustus, telah dikebumikan keluarga mereka dipemakaman desa setempat, sedangkan dari ratusan warga yang terserang diare puluhan diantaranya hingga Kamis (20/8/09) pagi, masih dirawat di Puskesmas Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten dan Posko kesehatan terdekat.
Sejumlah pasien mengaku telah dua hingga tiga hari dirawat di Puskesmas Cibaliung, karena gejala diare yang tak kunjung sembuh. Karena banyaknya warga yang harus dirawat sejumlah pasien terpaksa menunggu antrian didepan Puskesmas dan harus dirawat ditempat duduk yang berada diberanda tempat menunggu.
Hingga Kamis pagi tercatat ada 113 penderita diare yang masih menjalani perawatan. Namun hal ini tidak berlangsung lama karena banyak warga yang tidak kuat untuk duduk sehingga beberapa diantaranya, akhirnya dirawat di garasi disamping Puskesmas.
Meskipun merasa tidak nyaman para pasien hanya pasrah terhadap kondisi ini. Desa Curug, Kecamatan Cibaliung tempat tinggal para penderita diare letaknya sekitar 17 kilometer dari Puskesmas tempat para pasien dirawat. Jalan menunggu ke desa cukup berliku mengakibatkan warga mengalami kesulitan, jika akan ke Puskesmas untuk berobat. (Henny Murniati Supaedi/Dv).