indosiar.com, Jakarta - Bila kita mendengar kata Pegangsaan Timur 56 bisa jadi orang akan langsung teringat kepada Bung Karno. Karena di halaman rumah sang proklamator di Jalan Pegangsaan Timur 56 itulah Bung Karno mendeklarasikan Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia.
Bila Anda melewati Jalan Pegangsaan 56 Jakarta Pusat, jangan harap masih bisa melihat bangunan asli peninggalan sejarah tersebut. Sebab rumah mantan Presiden RI pertama itu kini sudah hilang tanpa bekas.
Sebagai gantinya, berdiri Monumen Proklamasi dengan Monumen Petir setinggi 17 meter di tempat Bung Karno membacakan teks Proklamasi 61 tahun lalu.
Terdapat pula patung dua tokoh Proklamasi Bung Karno dan Bung Hatta yang dibangun pada tahun 1980 an. Sementara lapangan seluas 4 hektar yang mengelilingnya kini berfungsi sebagai taman publik untuk beristirahat atau berolahraga.
Dibeberapa sudut tampak coretan-coretan oknum tidak bertanggungjawab. Sedangkan lantai keramik sudah banyak yang terkelupas.
Pengelola Monumen Proklamasi Ahma Sarofi mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi monumen ini. Menurut Sarofi, jika duplikat rumah Bung Karno telah dibangun, bendera pusaka, naskah proklamasi, rekaman asli suara Bung Karno hingga foto-foto yang berkaitan dengan proklamasi Indonesia dapat disimpan didalamnya. Selain itu, upacara peringatan detik-detik proklamasi juga bisa digelar di Monumen Proklamasi ini.
Mengingat lebih bersejarah dibandingkan Istana Merdeka yang dulunya hanyalah rumah mewah seorang Belanda. (Tingka Adiati dan Andi Nugroho/Sup)
| Showing 1 to 5 of 5 comments | Page: 1 |