indosiar.com, Mataram - Karena masalah suporter sepak bola, bentrokan warga antar kampung kembali terjadi di Mataram. Bentrokan yang terjadi antara warga Kampung Bukbuk dan Kampung Sigerongan Selasa (29/08/06) malam, nyaris menelan korban jiwa.
Peristiwa bentrokan ini dipicu oleh perkelahian antar suporter kedua kesebelasan yang bertanding sore harinya. Tak puas akan hasil pertandingan para suporter terlibat bentrok yang mengakibatkan 2 orang warga Sigerongan mengalami luka parah. Kejadian sore hari itu kemudian menjadi pemicu bentrokan antar kampung pada malam tadi. Dan berkembang isu seorang tokoh agama dari Sigerongan dianiaya oleh Kampung Bukbuk ketika berusaha mendamaikan perkelahian.
Kontan warga Kampung Sigerongan menyerang Kampung Bukbuk dengan menggunakan senjata tajam. Bentrok antar kedua warga nyaris terjadi diperbatasan desa. Aparat dari Polres Mataram langsung melakukan pemblokiran jalan dan berusaha menahan warga yang hendak saling berhadapan disebuah lapangan sepak bola dengan senjata tajam.
Suasana di kampung kedua desa hingga kini masih mencekam. Sementara aparat masih berjaga-jaga diperbatasan desa untuk menghandang kedua warga yang berhadapan. (Agus Zaeroni/Sup)