HOME | CONTACT US | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Hari Anak Yatim, Bergembira Setahun Sekali



indosiar.com, Yogyakarta - Peringatan hari raya Anak Yatim jatuh pada tanggal 10 Muharam. Di Yogyakarta, acara yang diikuti ribuan anak yatim dan fakir miskin tersebut diisi dengan berbagai permainan dan pesta bagi mereka. Hari Anak Yatim tersebut dimaksudkan sebagai ajakan agar semua orang mengasihi anak yatim dan fakir miskin.

Inilah salah satu kegiatan yang digelar sebagai bagian dari memperingati Hari Raya Anak Yatim 10 Muharam 1428 Hijriah atau Senin lalu disebuah pondok pesantren di Bantul, Yogyakarta.

Permainan ayunan tradisional, puluhan anak-anak ini yang tidak lagi memiliki orangtua lengkap tampak larut dalam suka ria permainan. Tidak sedikit dari anak-anak ini yang merupakan korban gempa bumi 27 Mei 2006 lalu yang harus terpaksa kehilangan orangtua mereka.

Selain ayunan tradisional, ada juga kegiatan pengobatan massal, siraman rohani yang diikuti pembacaan puisi.

Dan inilah acara puncak yang paling ditunggu anak-anak pembagian 1000 balon dan 1000 bendera merah putih. Anak-anak pun larut dalam kegembiraan.

Menurut pimpinan Pondok Pesantren Ilmu Giri ini Nasrudin, momentum 10 Muharam diperingati di sejumlah negara Islam di dunia. Karena banyak peristiwa penting dalam sejarah kenabian terjadi pada tanggal tersebut. (Sudaryono/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
4-Feb-2010 16:59:25 WIB by muh mughis al papua
asslm wr wb..Segera
setelah Islamnya mughis papua, perlahan ujian demi ujian pun datang.
aqu
dikucilkan oleh keluarga dan teman-temannya. Ibupun tak mengakui lagi
qu sebagai anak. Yang lebih parah, sang ayah bahkan hendak menembaknya
pula. Kakak qu menganggap qu sudah gila dan perlu dirawat di rumah
sakit jiwa. Belum be...rhenti disitu, . Yang
membuat hati mughis sangat pedih adalah kala pengadilan memutuskan
aqu pun
tak punya hak mengasuh olh kedua orng tuaku, kecuali meninggalkan
Islam. “Saya
meninggalkan pengadilan dengan hati yang hancur. Anda bisa bayangkan
bagaimana hati seorang ibu dipisahkan dari anak-anaknya,” wasslm wr wb

Aku adalah ombak
Aku dan pantai adalah sepasang sahabat
Angin menyatukan dan memisahkan kami

Aku datang dari atas temaram
Untuk menghamburkan perak buihku
Dengan emas pasirnya

Kusejukkan jiwa yang membara
Dengan kelembabanku

Menjelang fajar kusambut semangat jiwa sahabatku
Disenja hari kusambut kerinduan
Saat ia memelukku
Dan ia berkata kaulah sahabat sejatiku

 

Nama:
Email:
Security Code: