indosiar.com, Yogyakarta - Peringatan hari raya Anak Yatim jatuh pada tanggal 10 Muharam. Di Yogyakarta, acara yang diikuti ribuan anak yatim dan fakir miskin tersebut diisi dengan berbagai permainan dan pesta bagi mereka. Hari Anak Yatim tersebut dimaksudkan sebagai ajakan agar semua orang mengasihi anak yatim dan fakir miskin.
Inilah salah satu kegiatan yang digelar sebagai bagian dari memperingati Hari Raya Anak Yatim 10 Muharam 1428 Hijriah atau Senin lalu disebuah pondok pesantren di Bantul, Yogyakarta.
Permainan ayunan tradisional, puluhan anak-anak ini yang tidak lagi memiliki orangtua lengkap tampak larut dalam suka ria permainan. Tidak sedikit dari anak-anak ini yang merupakan korban gempa bumi 27 Mei 2006 lalu yang harus terpaksa kehilangan orangtua mereka.
Selain ayunan tradisional, ada juga kegiatan pengobatan massal, siraman rohani yang diikuti pembacaan puisi.
Dan inilah acara puncak yang paling ditunggu anak-anak pembagian 1000 balon dan 1000 bendera merah putih. Anak-anak pun larut dalam kegembiraan.
Menurut pimpinan Pondok Pesantren Ilmu Giri ini Nasrudin, momentum 10 Muharam diperingati di sejumlah negara Islam di dunia. Karena banyak peristiwa penting dalam sejarah kenabian terjadi pada tanggal tersebut. (Sudaryono/Sup)