indosiar.com, Jakarta - Perdana Menteri Australia, John Howard, menyatakan bahwa kecelakaan pesawat di Yogyakarta telah menyebabkan tewasnya korban dengan jumlah yang signifikan. Howard menambahkan 10 warga Australia berada di pesawat naas yang jatuh dan terbakar, didekat Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta tersebut.
Warga Australia tersebut termasuk staf diplomatik dan jurnalis yang berangkat dari Jakarta, menjelang kunjungan Menlu Australia Alexander Downer ke Yogyakarta.
Sementara itu, di Jakarta, Downer menyatakan bahwa sembilan warga Australia berada dalam pesawat dan 4 diantaranya belum diketahui keberadaannya. Insiden tersebut dinyatakan Downer sebagai kejadian yang sangat menyedihkan. Australia dikatakan akan mengirimkan tim dari Kepolisian Federal Australia, guna membantu identifikasi korban serta tim bantuan darurat.(Tim Liputan/Idh)