HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Penangkapan Teroris

6 dari 18 Tersangka Perampok Bank CIMB




indosiar.com, Medan -
Detasemen Anti Teror Mabes Polri akhirnya berhasil meringkus 18 dari 33 tersangka teroris dari sejumlah tempat terpisah. Enam tersangka diantaranya terlibat kasus perampokan CIMB Niaga Aksara Medan. Diantara enam tersangka ini, 3 diantaranya tewas ditembak. Para tersangka ini termasuk dalam jaringan teroris Aceh yang mengumpulkan dana untuk membeli senjata.

Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri kepada para jurnalis Senin (20/09/10) malam. 18 tersangka yang berhasil ditangkap ini menurut Kapolri merupakan sebagian dari 33 teroris yang masih diburu tim Densus 88 Mabes Polri.

Dari interogasi diketahui pula bahwa 6 dari 18 tersangka merupakan pelaku perampokan berdarah Bank CIMB Niaga Medan. Namun perampokan di Bank CIMB Niaga di Jalan Aksara Medan ternyata bukan satu-satunya bank yang mereka rampok. Dan aksi perampokan ini bukan murni kriminal dan para pelaku ini ternyata masuk dalam jaringan teroris Aceh yang ditumpas beberapa waktu lalu.

Dana hasil rampokan dikatakan Kapolri dimanfaatkan untuk membeli senjata serta bahan peledak untuk teror mereka selanjutnya.

3 dari 6 pelaku perampokan Bank CIMB Niaga Medan kemarin malam tewas ditembak Densus 88. Mereka adalah Dani alias Ajo, Ridwan alias Iwan dan Jufri Wandoro. 3 pelaku lainya yang masih hidup adalah Marwan alias Wakno, Abah alias Beben alias Reza dan Zaenal. Sedangkan penembak Brimob Manual Simanjuntak bernama Taufik masih belum berhasil ditangkap.

Polisi menyita barang bukti satu pucuk senjata api laras panjang jenis AK 56, 3 pucuk pistol, 1,5 kilogram bahan peledak jenis TNT, serta ratusan butir amunisi. (Edi Iriawan/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: