indosiar.com, Cina - Untuk meningkatkan ekspor furniture dan kerajinan dalam negeri rupanya para penguasa furniture Indonesia sepakat menggandeng Cina untuk bekerjasama dalam bidang perdagangan. Sedikitnya lima puluh penguasa meubel dan kerajinan yang tergabung dalam Asosiasi Meubel dan Kerajinan Indonesia untuk pertama kalinya menggelar pameran Ekspor International di Shenzhen China.
Dalam pameran international itu produk meubel dan kerajinan Indonesia tampil dengan gaya dan corak yang unik. Para penguasa dari Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan Jabotabek menampilkan produk dan design terbaru. Lebih dari lima negara berpartisipasi dalam pameran interntional ini di antaranya Cina, Indonesia, Malaysia dan Thailand.
Pameran yang berlangsung selama lima hari ini mendapat sambutan yang antusias dari warga Shenzhen China.
PameranWorld Furniture International ini menjadi ajang bagi para eksportir dan produsen meubel tanah air untuk bertemu langsung dengan para pembeli International. Walau umumnya produk meubel Cina dapat dijual dengan harga relatif yang lebih murah, namun produk Indonesia tidak kalah bersaing.
Produk meubel dan kerajinan Indonesia mempunyai bahan dan corak yang unik. Produk demikian merupakan produk yang dapat bersaing di perdagangan International. (Yadi Supyandi/Dedi Effendi/Dv)