indosiar.com, Jakarta - Rencana pemerintah untuk mengalihkan penggunaan premium 88 ke premiun oktan 90 kemungkinan besar tidak jadi dilakukan awal tahun 2008. Kemungkinan tersebut mengingat trend harga minyak dunia terus menurun. Dimana pada hari Senin (17/12) harga minyak dunia mencapai 87 dolar Amerika Serikat perbarel.
Keputusan mengenai batalnya kebijakan pengalihan premium oktan 88 ke premium oktan 90 pada awal tahun depan baru bisa dipastikan awal Januari mendatang.
Sementara terkait adanya gangguan pasokan premium di Samarinda, Purnomo menjelaskan hal tersebut terjadi karena adanya gangguan teknis di kilang minyak Balikpapan. Namun gangguan tersebut sudah selesai diperbaiki dan pasokan minyak di Samarinda dipastikan normal dalam beberapa hari kedepan. (Rafael Don Bosco dan Amin/Sup)