indosiar.com, Indramayu - Sebuah kapal tanker milik Pertamina Senin (28/01/08) malam, ludes terbakar
di perairan Indramayu, Jawa Barat. Kapal bermuatan nafta atau bahan minyak setengah jadi tersebut sempat meledak dua kali sebelum api melalap seluruh bagian kapal. Tidak ada musibah dalam kejadian ini namun 20 ABK dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka ringan dan shok.
Kapal Tanker MT Pendopo ini terbakar kemarin malam saat melakukan aktivitas bongkar muat BBM jenis nafta di single buoy mooring (SBM) sekitar 12 mile lepas pantai 35 Balongan, Indramayu.
Dengan cepat api melahap seluruh bagian kapal milik Pertamina ini termasuk 16000 kilo liter nafta. 4 kapal tagboat yang tiba di lokasi segera dikerahkan untuk memadamkan api, namun upaya pemadaman mengalami kesulitan karena banyaknya nafta yang terbakar.
Beruntung api tidak sampai menjalar ke pipa pengisian di SBM 35. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. 20 Anak Buah Kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan skoci.
Seluruh ABK sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pertamina, 3 diantaranya menjalani rawat inap karena mengalami luka benturan dan shok. Menurut salah seorang ABK, sebelum terbakar sempat terjadi ledakan dua kali. Diduga api berasal dari ruang akomodasi.
Sementara itu pihak Pertamina mengakui kebakaran ini tidak mengakibatkan terganggunya proses produksi BBM. Kerugian diperkirakan mencapai milyaran rupiah. (Masyuri Wahid/Sup)