indosiar.com, Denpasar - Penggunaan kartu pintar atau smart card untuk pembelian premium tidak berjalan mulus di Denpasar, Bali. Gagalnya penggunaan program smart card ini diduga disebabkan oleh belum adanya petunjuk teknis pelaksanaan. Sementara itu kelangkaan premium yang sempat terjadi di Bali sejak hari Minggu lalu saat ini sudah berangsur normal.
Kebijakan penggunaan kartu premium smart bagi para pemilik kendaraan pribadi yang mulai diberlakukan disejumlah kota sejak hari Selasa (01/04/08) kemarin, ternyata belum berlaku di Denpasar, Bali.
Pantauan disejumlah SPBU di Denpasar, Bali, para pengguna kendaraan pribadi masih dapat melakukan pengisian BBM seperti biasa dengan harga lama dan tanpa dibatasi. Para pengelola SPBU sendiri mengaku belum mendapat informasi terkait pemberlakuan kartu premium smart yang khusus diperuntukan bagi para pemilik kendaraan pribadi tersebut.
Sementara terkait pasokan BBM yang dalam dua hari terakhir sempat diberitakan langka, kini mulai berangsur normal. Kelangkaan premium terjadi karena keterlambatan mobil tangki yang membawa pasokan premium dari SPBU Mangkis Karangasem kesejumlah SPBU di kota Denpasar. Akibatnya sempat terjadi antrian kendaraan disejumlah SPBU di Denpasar. (Masudin/Sup)