HOME | CONTACT US | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Krisis Ekonomi

Warga Berburu Peninggalan Kerajaan Majapahit



indosiar.com, Nganjuk - Sungai Widas di Nganjuk, Jawa Timur yang kerap menyebabkan banjir saat musim hujan justru membawa berkah pada musim kemarau ini. Sungai itu menyimpan biji emas dan benda kuno peninggalan Kerajaan Majapahit dan menjadi incaran pemburu emas dari berbagai daerah.

Aktifitas pemburu benda kuno peninggalan Kerajaan Majapahit di Sungai Widas ini sudah berlangsung dua pekan belakangan ini. Puluhan orang yang sebagian membawa cangkul dan wajan ini mengais ke dasar sungai yang kian dangkal pada musim kemarau. Mereka mencoba mengadu keberuntungan mencari benda kuno peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak disekitar aliran sungai Widas di Desa Ketarban Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Tak hanya didasar sungai, pemburu benda kuno ini juga mengais tanah di pinggir sungai. Kebanyakan pemburu benda kuno ini mendapatkan biji emas. Mereka juga kerap mendapatkan uang kuno, cincin emas, guci dan tombak. Mereka langsung menyimpan benda kuno yang mereka peroleh itu. Sementara biji emas langsung dijual kepada pedagang yang menanti disekitar lokasi pencarian dengan harga 150 ribu rupiah pergram.

Saat pencarian benda kuno ini ada warga yang menemukan sejumlah tengkorak manusia. Belum diketahui pasti usia tengkorak manusia yang ditemukan tersebut. Namun penemunya menolak menjual tengkorak itu. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: