HOME | CONTACT US | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Harga Premium Turun

Premium Menghilang



indosiar.com, Medan/Lumajang - Penurunan harga premium sebesar Rp 500 menjadi Rp 5500 perliter juga membuat premium menghilang disejumlah daerah, termasuk di Lumajang, Jawa Timur dan Medan, Sumatera Utara. Kelangkaan premium disinyalir karena adanya pembelian besar-besaran pasca penurunan harga.

Pasca penurunan harga BBM jenis premium per 1 Desember, sejumlah SPBU di Medan dan daerah lainnya di Sumatera Utara tutup karena kehabisan stok. Banyak warga yang harus kecewa karena hampir seluruh SPBU mengaku kehabisan pasokan premium.

Sulitnya mendapatkan BBM jenis premium membuat warga harus antri di SPBU yang masih memiliki stok seperti di SPBU milik Koperasi Pertamina di Jalan KL Yos Sudarso, Medan. Juru bicara Pertamina UPMS I Medan, Rustam Aji mengatakan, habisnya stok premium akibat pembelian besar-besaran konsumen saat harga premium turun.

Pertamina UPMS 1 Medan memberikan sanksi terhadap dua SPBU yang menahan penjualan premium kepada masyarakat. Kedua SPBU tersebut dilarang beroperasi selama 14 hari.

Kelangkaan premium juga terjadi di Lumajang, Jawa Timur pasca penurunan harga premium. Sedikitnya ada 12 SPBU yang kehabisan stok BBM jenis premium. Menurut sejumlah pengelola SPBU, habisnya stok premium ini karena keterlambatan pasokan.

Namun menurut Kabag Ekonomi Pemkab Lumajang, Nurul Huda, stok premium habis karena pemilik SPBU per 30 November tidak mengajukan delivery order  atau pemesanan premium karena khawatir merugi. Kelangkaan BBM jenis premium ini dimanfaatkan oleh para pengecer untuk menaikan harga. Bahkan ada yang menjual Rp 10.000 perliter. (Edi Iriawan/Nursalim/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: