indosiar.com, Maluku Tengah - Pembangunan rumah ibadah itu disaksikan tokoh agama dan tokoh masyarakat dari kedua komunitas yang bertikai serta pimpinan TNI - Polri. Sejumlah warga korban konflik dari dua komunitas yang ikut menyaksikan peletakan batu pertama itu histeris dan langsung mengejar Bupati Maluku Tengah, Abdullah Tuasikal.
Warga meminta agar bupati segera membangun rumah mereka yang juga dibakar massa dalam kerusuhan tersebut. Konflik yang terjadi di Kota Masohi, Selasa pekan lalu menyebabkan 67 rumah, 2 rumah ibadah sejumlah kendaraan bermotor serta balai desa dan Puskesmas terbakar.
Lebih dari 1000 warga hingga kini masih mengungsi di sejumlah camp pengungsian di kota Masohi, Maluku Tengah, Maluku. (Jabar Tianotak/Sup)