HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Trafficking

Bayi Tewas Tersedak



indosiar.com, Kediri - Praktek jual beli bayi di Kediri, Jawa Timur membawa petaka. Bayi berusia 1 hari dijual ibunya sendiri tewas tersedak susu. Diduga ibu yang baru membelinya belum berpengalaman meminumkan susu kepada bayinya, kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.

Jenazah bayi malang yang baru berumur satu hari ini dibawa petugas Poslek Semen dari rumah Siti Koiriyah, ibu angkatnya di Desa Poh Rubuh, Kecamatan Semen untuk diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri.

Menurut keterangan Siti Koiriyah, bayi perempuan yang belum diberi nama ini meninggal dunia karena tersedak air susu kaleng yang diminumnya. Hasil otopsi tidak menunjukkan adanya tanda-tanda penganiayaan pada bayi dan memastikan tewasnya murni karena tersedak air susu kaleng.

Meski tidak menemukan indikasi pembunuhan, polisi menduga adanya tindak pidana dalam proses adopsi bayi itu. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas, Siti Koiriyah membeli bayi dari temannya Naning yang baru melahirkan di Rumah Sakit Bersalin Melinda Kota Kediri senilai 11 juta rupiah.

Kepada petugas Siti Koiriyah mengaku terpaksa membeli bayi karena ingin mempertahankan perkawinannya. Hingga Selasa (31/03) malam, polisi masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pasangan suami istri Sutrisno dan Siti Koiriyah, pembeli anak.  Sementara Naning, ibu bayi juga sudah dimintai keterangan.

Jika terbukti melakukan jual beli manusia, mereka bisa dijerat Pasal 2 Undang Undang No.21 tahun 2007 tentang Perdagangan Orang dan Pasal 297 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun. Polisi juga menyelidiki kelalaian rumah sakit karena memperbolehkan bayi yang baru lahir diadopsi. (Danu Sukendro/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: