HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

8 Tewas dan Ratusan Warga Desa Simpenan Terkena Malaria



indosiar.com, Jawa Barat - Wilayah Kecamatan Simpenan, Sukabumi Selatan sejak tahun 1930 telah ditetapkan sebagai daerah endemis malaria. Tahun ini, lebih dari 500 warga terkena penyakit malaria dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 8 orang.

Keindahan alam di Kecamatan Simpenan, Sukabumi Selatan berbeda dengan kehidupan masyarakatnya. Keindahan alam ini menjadi pemandangan yang kontras dengan tingkat kehidupan warga yang seolah tak terisoli, karena sarana dan transportasinya yang sangat buruk.

Akibatnya, warga daerah yang sejak tahun 1930 telah dinyatakan sebagai wilayah endemis malaria ini, kerap kesulitan disaat penyakit malaria kembali menjadi wabah yang mematikan. Setidaknya 8 warga telah tewas terkena penyakit yang disebabkan melalui gigitan nyamuk.

Seluruh korban yang tewas tidak sempat memperoleh pengobatan, karena puskesmas dan posko malaria yang dibangun berjarak jauh tanpa sarana transportasi yang memadai. Bahkan lebih dari 500 pasien yang dirawat di posko malaria terpaksa datang dengan menggunakan ojek atau perahu.

Serangan wabah malaria yang selalu terjadi setiap tahun ini terjadi karena lingkungan yang sangat mendukung untuk pertumbuhan nyamuk. Terlebih lagi laguna atau tempat tertampungnya air sungai dan laut disekitar wilayah ini sulit untuk dibersihkan.

Di laguna inilah, akhirnya nyamuk berkembangbiak dengan mudah. Bahkan menurut Kepala Puskesmas Simpenan, jumlah nyamuk yang dikumpulkan oleh dua petugas penelitian dalam satu rumah, mencapai 2200 ekor. (Medi Trianto dan Herman Worotikan/Sup)

Bookmark and Share