indosiar.com, Tegal - Puluhan warga satu desa di Tegal, Jawa Tengah dilarikan ke rumah sakit diduga keracunan makanan. Mereka mengalami mual, pusing, muntah serta buang air besar setelah menyantap bongkrek ampas tahu atau kempong. Sebanyak 15 warga harus menjalani rawat inap karena kondisinya cukup lemah.
Sekitar 30 warga warga Desa Setu, Kecamatan Tarub, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (21/05/09) kemarin, dilarikan ke Rumah Sakit Dr Soesilo Tegal dengan kondisi lemah. Mereka diduga mengalami keracunan setelah menyantap ampas tahu atau biasa disebut kempong.
Sebanyak 15 orang hingga kini harus menjalani rawat inap karena kondisinya sangat lemah, sedangkan 15 orang lainnya hanya mendapatkan rawat jalan. Dari 15 orang yang dirawat, 7 diantaranya anak-anak dan 8 dewasa. Kondisi para korban terutama anak-anak rata-rata masih lemah. Meski mendapat penanganan sebagian besar korban keracunan mengaku masih merasakan mual dan pusing.
Salah satu korban bernama Yuroh menuturkan, mendapatkan 5 butir kempong mentah dari Solekah yang juga jadi korban keracunan. Setelah digoreng kempong langsung dimakan bersama kedua anaknya. Sekitar satu jam berselang, perutnya terasa mual disusul kepala pusing lalu muntah-muntah dan buang air besar.
Tak berapa lama kedua anaknya mengalami hal yang sama. Diduga ampas tahu yang dikonsumsi warga ini telah berjamur. Untuk memastikan penyebab keracunan belasan warga ini sisa kempong yang disantap warga kini masih diteliti di laboratorium RSUD Dr Soesilo Slawi. (Kuncoro Wijayanto/Sup)