indosiar.com, Bali - Tidak mau kalah dengan capres Partai Golkar Jusuf Kalla, Capres Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono Minggu (24/05/09) kemarin, melakukan kunjungan ke Pasar Seni Sukawati, Gianyar, Bali. Dalam kunjungannya ini SBY membawa pernyataan cawapres PDIP Prabowo Subianto tentang target ekonomi SBY yang dinilai terlalu rendah. Selain itu SBY juga menyindir target ekonomi capres lain yang dianggap terlalu tinggi pada massa krisis saat ini.
Setelah capres Partai Golkar Jusuf Kalla lebih dahulu mengunjungi sejumlah pasar di beberapa daerah, kini giliran capres Partai Demokrat SBY yang melakukan kunjungan ke Bali.
Dalam kunjungan ke Pulau Bali, SBY menyempatkan diri berkunjungan ke Pasar Seni Sukawati, Gianyar, Bali. Dalam kunjungannya ini SBY disambut oleh sejumlah masyarakat dan pembeli yang sempat berdesak-desakan untuk bersalaman. SBY didampingi Ibu Any Yudhoyono mengunjungi Pasar Sentral Kerajinan di Bali untuk melihat sejumlah hasil kerajinan masyarakat Bali.
Selain itu SBY dan rombongan juga membeli sejumlah barang kerajinan khas Bali yang dijual. Hal ini dilakukan untuk menunjang ekonomi kreatif dari para perajin di Bali yang semakin tinggi pertumbuhannya.
Pada kesempatan ini juga SBY mengkritik pernyataan sejumlah pihak termasuk cawapres dari PDIP Prabowo Subianto yang mengatakan pertumbuhan ekonomi SBY yang hanya 7 persen tidak akan membawa Indonesia pada kemajuan. SBY malah menuding balik bahwa target ekonomi capres lain sebagai target yang terlalu tinggi dan sulit diwujudkan pada massa krisis saat ini.
Sejak SBY masuk hingga keluar pasar, sejumlah masyarakat berdesak-desakan untuk bersalaman. Paspampres pun terlihat kewalahan mengatur masyarakat yang ingin bersalaman. (Arief Rahman/Sup)