indosiar.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, pemerintah Indonesia akan bersikap tegas terhadap Malaysia, jika memang perbuatan Angkatan Laut Diraja Malaysia, melakukan pelanggaran teritorial. Walaupun demikian, pemerintah sebelumnya akan melakukan pengecekan, sejauh mana pelanggaran yang dilakukan kapal asal Malaysia tersebut.
Kehadiran kapal Angkatan Laut Diraja Malaysia, di perairan Ambalat, Kalimantan telah terjadi berulang-ulang. Terakhir kalinya, pelanggaran ini terjadi Sabtu lalu, saat kapal KD Baung-3509, memasuki perairan Ambalat sejauh 7,3 mil laut.
Beruntung, KRI Untung Suropati dengan nomor lambung 872, dan KRI Hasanuddin bernomor lambung 366, berhasil mengusir kapal Malaysia tersebut.
Menanggapi pelanggaran teritorial ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, pemerintah Indonesia akan bersikap tegas terhadap Malaysia, bahkan ke tingkat yang paling ekstrem sekalipun yaitu perang, jika berbagai langkah sudah tidak dapat ditempuh lagi.
Walaupun demikian, pemerintah akan terlebih dahulu mengecek kepada Tentara Nasional Indonesia, sejauh mana pelanggaran yang dilakukan oleh Malaysia. Pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla ini cukup tegas, menjawab keragu-raguan publik, akan sikap pemerintah Indonesia, yang berulang kali dilecehkan Malaysia. (Wihartoseno/Wahyu Wacana/Sup)