HOME | CONTACT US | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pilpres 2009

Debat Capres Putaran Terakhir



indosiar.com, Jakarta - Berbeda dengan pelaksanaan debat calon presiden sebelumnya, dalam putaran terakhir debat capres Kamis (02/07/09) malam, berlangsung lebih menarik. Apalagi format debat juga diubah dari penyampaian visi misi, debat ini dikemas dengan saling menanggapi pernyataan capres lainnya.

Suasana meriah terlihat sejak memasuki arena debat presiden yang digelar di Komplek Plaza Semanggi, Balai Sarbini, Jakarta Pusat Kamis malam. Masing-masing pendukung calon presiden saling adu yel-yel setiap kali tim kampanye atau calon presiden memasuki panggung perdebatan.

Debat presiden yang dipandu Dosen Universitas Gajah Mada Pratikno, kali ini mengambil tema NKRI, Otonomi Daerah dan Demokrasi. Masing-masing presiden awalnya diberi kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi selama 7 menit, sebelum memasuki sesi selanjutnya dimana para kandidat presiden langsung memberi tanggapan terhadap jawaban kandidat lainnya. Tidak heran kerap terjadi perdebatan atau perbedaan pendapat antar calon presiden dalam menanggapi pertanyaan yang diajukan moderator seperti soal Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Pada kesempatan ini Ketua Komisi Pemilihan Umum Hafiz Anshari berharap, pelaksanaan debat presiden dapat memberikan gambaran kepada masyarakat tentang kualitas calon presiden yang akan berlaga dalam pilpres mendatang. (Ery Sofyan Hakim/Surnata/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
4-Jul-2009 12:02:02 WIB by ira
Mari kita sukseskan pilpres dengan damai dan cerdas. Diluar itu, dalam pilpres sebaiknya kita memilih dg matang & seksama, capres-cawapres adalah 1 paket, hrs bs saling isi sekaligus menggantikan. Jika krn sesuatu presiden berhalangan tetap, kita hrs yakin sang wakil cukup setara menggantikannya. Jika figur wapres lemah, akan disetir dan jd bulan-bulanan pihak lain. Pendek kata, lebih baik pilih pasangan dg skor 8 + 7,5 drpd calon yg bernilai 8,5 + 7. Apalagi kalo capresnya seimbang & beda-beda tipis, yg satu berwibawa, sistematis dan hati-hati, satunya lagi cerdas, cekatan dan tegas. Maka posisi wapres sangat vital utk pengaman. Mari merenung. Peace Indonesia.

 

Nama:
Email:
Security Code: