indosiar.com, Lombok - Selama sepekan terakhir, tiga buah kapal feri yang melayani penyeberangan Lembar-Padang Bai tidak bisa menepi ke Lembar karena kandas disebabkan oleh surutnya air laut. Meskit tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun puluhan penumpang salah satu kapal sempat terlantar karena menunggu kendaraan dan barang barang mereka yang masih tertinggal di atas kapal.
Hingga Rabu sore (25/11/2009), dua kapal feri yang melayani penyeberangan Lembar-Padang Bae yakni kapal motor Sindu Dwi Tama dan kapal motor Raudita ini masih terdampar di tengah laut. Karena mengalami kandas ketika akan menepi di pelabuhan Lembar Lombok.
Kandasnya kapal semula hanya dialami oleh kapal motor Sindu Dwitama. Namun kapal motor Raudita yang semula akan menolong dengan menarik kapal motor Raudita yang membawa sedikitnya 160 penumpang dan puluhan kendaraan itu turut terjebak dan kandas.
Akibatnya puluhan penumpang kapal Sindu Dwi Tama terpaksa harus dievakuasi dari atas kapal dengan perahu kecil hingga ke daratan.
Bahkan hingga siang kemarin, puluhan penumpang terlantar di pelabuhan Lembar karena menunggu kendaraan dan barang barang mereka yang teringgal di dalam kapal.
Sementara itu sebuah kapal motor yakni kapal motor Nusa Sejahtera Kamis pekan lalu juga mengalami kandas dan tidak bisa menepi ke pelabuhan Lembar. Karena tersangkut batu karang.
Beruntung kapal motor Nusa Sejahtera sedang tidak membawa penumpang. Pihak ASDP pelabuhan Lembar Baru akan mengevakuasi kapal saat air laut mulai naik. Supaya para penumpang kapal motor Dwi Tama dapat segera mengambil kendaraan dan barang barang mereka yang masih tertinggal diatas kapal.(Ahmad Sianturi/Her)