indosiar.com, Jakarta - Jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal pagi tadi (Senin, 30/11/2009) diserahterimakan dari Komjen Polisi Susno Djuaji kepada Komjen Ito Sumardi. Acara yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri diwarnai protes oleh wartawan, karena acara sertijab yang biasa diwarnai oleh wartawan, kali ini dibatasi hanya sejumlah wartawan saja.
Puluhan wartawan dari berbagai media melakukan protes karena tidak diizinkan masuk meliput serah terima jabatan Kabareskrim dari Komjen Susno Djuaji kepada Irjen Ito Sumardi.
Kericuhan dan aksi protes ini berlangsung sekitar 10 menit tepat di depan pintu masuk gedung Rupatama, Mabes Polri. Puluhan wartawan sempat melakukan aksi dorong dengan beberapa petugas provost yang menjaga pintu masuk menuju ke ruangan sertijab.
Menurut Kabid Penum Mabes Polri Kombes I Ketut Untung Yoga, memang peliputan dibatasi hanya untuk 15 orang wartawan, mengingat ruang pelantikan sangat sempit. Padahal beberapa perwira tinggi yang dimintai komentarnya soal sertijab, semua wartawan boleh masuk.
Alasan Untung Yoga juga dianggap aneh, karena selama ini sertijab apapun di rupatama selalu dilakukan terbuka. Bahkan wartawan diundang secara khusus.
Hingga pukul 11.00 WIB puluhan wartawan masih menunggu di luar ruang Rupatama, sejak dimulainya sertijab pukul 08.00 WIB.(Erwin Saputra/Darwin Nasution/Her)