indosiar.com, Jakarta Selatan - Unjuk rasa ini diikuti mahasiswa, dosen, dan karyawan kampus Universitas Perbanas, Kuningan, Jakarta Selatan, didepan gedung Yayasan Pendidikan Perbanas, yang tak jauh dari lokasi kampus.
Sebagai bentuk protes ketidaktransparanan yayasan dalam mengelola keuangan, mereka akhirnya melakukan aksi bakar ban, dan melakukan penyegelan terhadap gedung yayasan.
Merasa aksinya tidak juga ditanggapi oleh pihak yayasan, mahasiswa, dosen, dan karyawan kampus pun menerobos masuk kedalam gedung yayasan, untuk menemui ketua yayasan.
Aksi sempat memanas ketika civitas akademika Perbanas ini, mengetahui ketua yayasan mereka tidak berada ditempat. Mahasiswa juga sempat terpancing emosi, hingga nyaris melakukan tindakan anarkis terhadap gedung milik yayasan mereka sendiri.
Meresa tidak memiliki kepastian atas tuntutan mereka, para civitas akademika kampus Perbanas ini, kemudian menduduki gedung yayasan.
Menurut Wakil Ketua BEM Perbanas, Rio Syam, aksi ini dilakukan untuk menuntut pihak yayasan memperbaiki seluruh fasilitas kampus, yang dinilai mereka sudah tidak layak lagi. Sementara dari pihak dosen dan karyawan, menuntut pihak yayasan untuk memperhatikan kesejahteraan mereka.
Aksi ini akan terus dilakukan hingga pihak Yayasan Pendidikan Perbanas, memenuhi seluruh tuntutan mahasiswa, dosen dan para karyawan kampus Perbanas.(Dedi Irawan/Ijs)