HOME | CONTACT US | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Kasus Salah Tangkap

Rizal Menggugat Polisi



 

 

indosiar.com, Depok - Melindungi dan mengayomi, moto ini rupanya masih dilaksanakan kepolisian kita. begitulah yang ada di benak JJ Rizal. Ia menjadi korban salah tangkap aparat kepolisian. Polisi yang seharusnya melindungi dia, justru memukul dan menganiaya, sehingga luka pada bagian wajah, mulut dan kepala.

Dalam reka ulang, Rizal mengungkapkan, ketika itu, 5 Desember lalu,  ia baru saja pulang dari rumah rekannya, lalu tepat di sebuah pusat perbelanjaan, aparat berpakaian sipil langsung menangkapnya. Rizal yang berusaha melepaskan diri justru mendapat pukulan beberapa kali.

Penulis sejarah dari Universitas Indonesia ini tentu saja tidak terima.

Dalam sidang kode etik yang digelar di Mapolres Metro Depok, sebaliknya ke  empat oknum polisi ini mengaku,  mereka justru berusaha menyelamatkan Rizal,  yang saat itu diamuk massa  karena dituduh copet.

Sidang kode etik rupanya tidak cukup bagi Rizal. bagi Rizal, kasus yang ia alami  justru menunjukan ada yang tidak beres dalam sistem di dalam kepolisian.

Kasus yang menimpanya ini kemudian ia laporkan ke Polda Metro Jaya. Ia berharap ini menjadi bahan pelajaran agar tidak terulang terhadap yang lainnya.
Kasus pengeroyokan lima oknum kepolisian Depok terhadap Rizal telah menarik perhatian luas masyarakat. Buruknya citra kepolisian akibat kasus Bibit – Chandra, turut menyebabkan kasus Rizal menarik perhatian luas.

Oegroseno, Kadiv Propam Mabes Polri  meminta lima oknum polisi itu dipecat, karena telah menyalahi aturan dan wewenang.

Rizal dan pengacaranya akan tetap membawa kasus ini hingga ke pengadilan. Ia befrharap ini menjadi pelajaran penting bagi kepolisian.

Kasus ini  memberikan lagi  contoh, perlunya pembenahan di tubuh kepolisian kita. Dari mana dan kapan dimulai? Itu menjadi pertanyaan besar yang harus dijawab. Bila tidak segera dibenahi, kasus seperti yang dialami Rizal akan terulang lagi.(Tim liputan/Ijs)

Bookmark and Share


Page: 1
19-Oct-2011 19:51:20 WIB by agung
Polisi sekarang SOMBONG dan ANGKUH.... mentang2 pisah dari ABRI/TNI sudah merasa punya kekuasaan luas di jalanan....
2-Feb-2010 18:46:59 WIB by abdul herma
saya butuh bantuan pencarian bukti bukti apapun yang ada hubunganya dengan kasus yang saya hadapi,jika ada imbalanya sangat besar...
kasusnya dapat di lihat di http://www.intimidasike1.blogspot.com
saya tunggu jawabanya di awanabdulherma@gmail.com
terima kasih atas perhatianya
saya tunggu jawabanya
18-Dec-2009 19:00:36 WIB by ep
memang begitulah polisi kita rata2 pengecut semua bisanya keroyokan dan tembak langsung tidak berani berhadapan langsung dengan alasan melawan saat ditangkap atau melarikan diri dan diberi tembakan peringatan padahal tidak semua ada didepan mata padahal menembak seseorang apalagi sampai mati harus dipertanggung jawabkan dan atasan tidak bisa membela anak buahnya seenak udel dan begitulah polisi kita memang pengecut beraninya sama rakyat kecil tapi kalau dikirim ke medan pertempuran bisanya cuma kencing dicelana.

 

Nama:
Email:
Security Code: