indosiar.com, Jakarta - Ribuan orang dari berbagai kalangan menyambut kedatangan jenazah Abdurrahman Wahid di rumah duka di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan. Suasana duka yang mendalam menyelimuti kediaman Gus Dur yang dipenuhi oleh para pelayat. Rencananya jenzah Gus Dur akan disemayamkan semalam, sebelum diterbangkan ke Jombang untuk di makamkan kamis hari ini.
Jenazah mantan Presiden Abdurrahman Wahid sekitar pukul 22.00 WIB tiba di rumah duka dikawasan Ciganjur, Jakarta Selatan.
Jenazah tiba dengan menggunakan mobil ambulance dari rumah sakit Cipto Mangunkusumo dengan iring iringan forraider dan ratusan santri banser.
Iring iringan sempat mengalami kesulitan saat memasuki rumah duka karena sepanjang jalan menuju rumah duka maupun sekitar rumah dipadati ribuan warga setempat yang ingin melihat langsung dan memberikan penghormatan terakhir kepada Almarhum.
Setelah tiba di rumah duka, jenazah Gus Dur langsung dimandikan oleh para santri dari pondok pesantren Masjid Al Munawarroh, milik almarhum.
Namun aparat tidak diperkenankan untuk memasuki rumah duka yang dijaga ketat oleh personil TNI Angkatan Laut. Sejumlah tokoh nasional dan pejabat negara tampak hadir di rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa.
Diantaranya mantan presiden Megawati Soekarnoputri dan suaminya Taufik Kemas. Mantan presiden BJ Habibi, mantan wakil presiden Tri Sutrisno, mantan menristek, AS Hikam, mantan jubir Gus Dur semasa menjabat Adi Masardi, mantan menteri agama Qurays Shihab, tokoh nasional Adnan Buyung, keponakan yang kini menjabat menaker Muhaimin Iskandar, dan sejumlah tokoh lainnya.
Menurut beberapa tokoh, kepergian Gus Dur merupakan kehilangan besar bangsa Indonesia ini. Karena beliau adalah tokoh Islam dan negarawan yang sangat berpengaruh, dan dihormati santrinya maupun rakyat Indonesia.
Rencananya jenazah Almarhum Gus Dur akan dimakamkan di tempat kelahirannya di Jombang, Jawa Timur.(Tim liputan/Her)