HOME | CONTACT US | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Tolak Pengangkatan Pudek

Demo Mahasiswa Unpatti Berakhir Ricuh







indosiar.com, Ambon
- Unjuk rasa mahasiswa Universitas Pattimura (Upatti) menolak pengangkatan Pembantu Dekan II Fakultas Ekonomi bentrok, Senin (8/2/2010) siang. Bentrokan tak dapat dielakkan, ketika ratusan mahasiswa dari Forum Komunikasi Mahasiswa Pembaharu Unpatti hendak menemui rektor. Mahasiswa memaksa masuk ke gedung rektorat, namun dihadang petugas keamanan kampus. 

Kericuhan reda setelah Pembantu Rektor III bidang kemahasiswaan, Jamaluddin Notanubun, menemui mahasiswa. Selain menolak pengangkatan Pembantu Dekan II Fakultas Ekonomi, yang telah dinilai bersikap diskriminasi terhadap mahasiswa dari komunitas tertentu, mahasiswa juga memprotes segala bentuk diskriminasi ras dan agama, yang masih dilakukan oleh sejumlah pejabat di lingkungan Universitas Pattimura.

Pengangkatan Pembantu Dekan II Fakultas Ekonomi dinilai cacat hukum, karena tidak melalui prosedur. Sehingga, mahasiswa mendesak Rektor HB Tetelepta mencabut SK pengangkatan Pembantu Dekan II Fakultas Ekonomi.

Aksi mahasiswa ini berlanjut hingga ke kampus fakultas ekonomi. Akibat terprovokasi, mahasiswa penentang dan pendukung sang pembantu dekan, terlibat baku hantam. Kejar-kejaran mahasiswa berlanjut hingga ke laboratorium fakultas teknik.

Bentrokan mereda setelah mahasiswa lain mendamaikan kedua kubu. Namun, ketegangan masih berlangsung hingga melumpuhkan aktivitas perkuliahan.(Djabar tianotak/Ijs)

Bookmark and Share


Page: 1
21-Oct-2010 16:44:19 WIB by wiLa
ya moga hal ini tidak terulang kembali karna dengan terjadinya hal ini bukan menciptakan kebersamaan akan tetapi menciptakan perselisihan yang tak mempunyai titk ujung penyelesaian mungkin publik beranggapan bahwa semuanya sudah terselesaikan akan tetapi kita belum bisa pastikan.
saay sangat berharap buat sahabat" moga ini bisa menjadi pelajaran buat kita
26-Mar-2010 13:28:09 WIB by HM Supriyadi
sudah saling baku pukul saja antar intelek tual katong akan pantau kamong dari jauh
2-Mar-2010 09:26:15 WIB by Fredy
Penyebab terjadinya Kontak fisik antar mahasiswa di Fekon Unpatti,sesungguhnya dapat menjadi cermin bagi para pejabat dan pemuka di Kota Ambon umumnya dan lingkungan kampus khususnya bahwa pluralisme bukanlah kelemahan namun itu kekuatan, azas perimbangan, pendekatan kualitas dan kredibilitas sesusungguhnya menjadi acuan dalam pengambilan keputusan. Sudah saatnya kita tinggalkan apapun bentuk diskriminasi... berjalanlah dengan keyakinan bahwa bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh..... kata seniman "dari ujung halmahera sampai tenggara jauh katong samua basudara"
siapapun dia yang jadi pimpinan sebaiknya kita dukung bersama biara sama-sama maju... jangan manggurebe maju pasti ada yang lecet
1-Mar-2010 20:53:45 WIB by Uphank
Ini bukan permasalahan terprovokasi atau tidak. Akan tetapi ini misi pembangunan unpatti dengan asas perimbangan.
Pejabat unpatti harus memperhatikan kondisi yang ada.
Meski kontak fisik sangat tidak di inginkan karena hal itu sangat tidak sinergis dengan nilai intelektual mahasiswa.
Tapi akibat ketidak profesinalan dalam pengambilan keputusan ini secara tidak langsung dapat menimbulkan suatu kondisi ricuh yang sungguh tidak di inginkan.

Oleh karena itu, pluralisme harus di pikirkan dalam proporsi yang ada.

 

Nama:
Email:
Security Code: