indosiar.com, Ambon - Unjuk rasa mahasiswa Universitas Pattimura (Upatti) menolak pengangkatan Pembantu Dekan II Fakultas Ekonomi bentrok, Senin (8/2/2010) siang. Bentrokan tak dapat dielakkan, ketika ratusan mahasiswa dari Forum Komunikasi Mahasiswa Pembaharu Unpatti hendak menemui rektor. Mahasiswa memaksa masuk ke gedung rektorat, namun dihadang petugas keamanan kampus.
Kericuhan reda setelah Pembantu Rektor III bidang kemahasiswaan, Jamaluddin Notanubun, menemui mahasiswa. Selain menolak pengangkatan Pembantu Dekan II Fakultas Ekonomi, yang telah dinilai bersikap diskriminasi terhadap mahasiswa dari komunitas tertentu, mahasiswa juga memprotes segala bentuk diskriminasi ras dan agama, yang masih dilakukan oleh sejumlah pejabat di lingkungan Universitas Pattimura.
Pengangkatan Pembantu Dekan II Fakultas Ekonomi dinilai cacat hukum, karena tidak melalui prosedur. Sehingga, mahasiswa mendesak Rektor HB Tetelepta mencabut SK pengangkatan Pembantu Dekan II Fakultas Ekonomi.
Aksi mahasiswa ini berlanjut hingga ke kampus fakultas ekonomi. Akibat terprovokasi, mahasiswa penentang dan pendukung sang pembantu dekan, terlibat baku hantam. Kejar-kejaran mahasiswa berlanjut hingga ke laboratorium fakultas teknik.
Bentrokan mereda setelah mahasiswa lain mendamaikan kedua kubu. Namun, ketegangan masih berlangsung hingga melumpuhkan aktivitas perkuliahan.(Djabar tianotak/Ijs)