indosiar.com, Sumatera Selatan - Hampir semua kecamatan di Kota Padang dilanda banjir, akibat hujan yang turun selama tujuh jam, tanpa henti.
Seperti di Jalan Imam Bonjol, air menggenangi seluruh badan jalan, sehingga membuat kendaraan yang melewati jalan tersebut terpaksa berjalan perlahan. Beberapa kendaraan mogok, dan terpaksa didorong untuk keluar dari genangan banjir.
Beberapa wilayah di Kota Padang, yang ketinggian airnya cukup tinggi adalah, kawasan Jalan Imam Bonjol, Jalan Purus, Jalan Tarandam, Jalan Proklamasi, kawasan Pasar Raya, dan kawasan Pondok. Sementara untuk pinggiran kota, yaitu di Kelurahan Lubuk Buaya, dan kawasan Bypass Kuranji.
Sementara itu, tingginya curah hujan yang disertai luapan air Sungai Musi, membuat banjir yang melanda Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, sejak dua pekan yang lalu, kini makin meluas hingga merendam 4 kecamatan. Masing-masing, Kecamatan Pangkalan Balai, Mariana, Pulau Rimo dan Kecamatan Trantau Bayur.
Namun, dari 4 kecamatan itu, Kecamatan Trantau Bayur merupakan wilayah yang terparah. Misalnya, di wilayah ini, ketinggian air lebih dari 1,5 meter, dan merendam 3500 rumah warga yang tersebar di 11 desa.
Kondisi air yang belum juga surut, membuat sebagian warga di Trantau Bayur ini, mulai terserang sejumlah penyakit. Seperti, penyakit gatal-gatal dan diare.(Johardio Anse - Dedi Irwansyah/Ijs)