indosiar.com, Serang - Puluhan orang, terutama wanita dan anak-anak, terjepit dan jatuh pingsan, karena memperebutkan sembako yang dibagikan di Kampung Domba, Kelurahan Cimuncang, Serang, Banten. Beberapa orang yang sudah tua renta, dan tidak kebagian sembako, terpaksa harus mengumpulkan beras kotor yang telah berserakan.
Jerit histeris mewarnai pembagian sembako yang berlangsung di Kampung Domba, Kelurhah Cimuncang, Serang, Banten. Puluhan wanita dan anak-anak terjepit dan jatuh pingsan, karena berdesakan dengan ribuan warga yang hendak memperebutkan sembako yang dibagi-bagikan panitia.
Kegiatan pembagian sembako yang digelar panitia acara Maulid Nabi ini, berlangsung semakin tidak terkendali. Bahkan warga yang tidak kebagian sembako semakin bringas dan membabi buta dan berhasil merangsek masuk ketempat penyimpanan sembako.
Karena tidak tertibnya pengantri, banyak warga yang tidak mendapatkan sembako. sejumlah ibu-ibu bahkan rela mengambil beras kotor yang berserakan. Sementara seorang wanaita menangis, karena anaknya hilang saat berdesakan.
Sedianya panitia membagikan sembako kepada warga yang telah memiliki kupon, tapi pembagian ini tidak berjalan lancar karena warga yang tidak sabar saling sikut untuk berebut. (Heni Murniati Supaidi/Sup)