HOME | CONTACT US | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Jaringan Teroris

Keluarga Pastikan Jasadnya



Berita HOT:

indosiar.com, Lebak, Banten -

Keluarga salah satu tersangka teroris yang tewas pada aksi baku tembak di Aceh Tamiang, yang berasal dari Lebak, Banten, berangkat ke Rumah Sakit Polri, Jakarta. Mereka dijemput polisi untuk memastikan jenazah yang tewas, benar-benar Jaja atau Pura Sudarma. Jasad dua jenazah teroris yang tewas dalam baku tembak di Nanggroe Aceh Darussalam, yaitu jasad Enceng Kurnia dan Pura Surdarman disimpan di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
 
Keberangkatan kakak dan adik Jaja atau Enceng Kurnia ke Rumah Sakit Polri, Jakarta, dijemput oleh anggota kepolisian. Hanya beberapa perangkat desa, dan warga yang mengetahuinya.

Menurut Sekretaris Desa Sajira Barat, Kecamatan Sajira, Lebak, Banten, Jaja dikenal baik dan taat beribadah oleh warga sekitar. Karena itu warga tidak menduga jika Jaja menjadi anggota kelompok teroris. Dalam penelusuran kepolisian, Jaja merupakan guru Imam Samudera, dan pernah meng-organisir salah satu camp pelatihan Mindanao.
 
Dua jenazah teroris yang tewas dalam baku tembak di Nanggroe Aceh Darussalam, tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Minggu (14/03/10) sore.

Selanjutnya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta untuk proses otopsi. Keduanya tertangkap saat razia dalam perjalanan menuju Meulaboh bersama delapan tersangka teroris lainnya menggunakan angkutan umum L 300. Di ruang forensik Rumah Sakit Polri, kini terdapat 3 jenazah, setelah jenazah, Dulmatin dan Niko dibawa pulang pihak keluarga. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: