HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Perburuan Teroris

Abu Jibril Laporkan Kehilangan Anaknya



indosiar.com, Jakarta - Setelah mengumumkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Muhammad Jibril, Selasa (25/08/09) kemarin, polisi menangkap Muhammad Jibril di Pamulang. Dan penangkapan ini yang mengusik orangtua Muhammad Jibril yakni Abu Jibril untuk datang ke Mabes Polri. Mereka mempertanyakan penetapan status DPO anaknya oleh pihak kepolisian.

Seusai menemui Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Nanan Soekarna, Abu Jibril ayah dari Muhammad Jibril alias Ricky Ardhan mengatakan, kedatangannya ke Mabes Polri ini untuk mempertanyakan penetapan status DPO oleh pihak kepolisian terhadap putranya.

Ia juga mempertanyakan perihal penangkapan putranya sekitar pukul 15.00 WIB kemarin sore di Perumahan Witanaharja Blok C Pamulang, Tangerang Selatan.

Sementara adik kandung tersangka kasus teroris Mikael Abdurrahman mengatakan, dirinya tidak percaya jika kakak kandungnya terlibat dalam jaringan teroris setelah melakukan pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan. Pasalnya selama ini dirinya mengenal kakaknya kerap mengeluh tidak memiliki uang.

Muhammad Jibril alias Ricky Ardhan sendiri Selasa kemarin resmi ditetapkan menjadi DPO teroris terkait kasus ledakan di JW Marriott dan Ritz Carlton oleh pihak kepolisian. Muhammad Jibril merupakan salah satu  pendiri situs Al Rahman.com yang diduga sebagai pencari dana untuk aksi teroris jaringan Noordin M Top. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan tersangka kasus teroris Muhammad Jibril alias Ricky Ardhan. (Dedi Irawan/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
3-Oct-2009 06:30:49 WIB by Lwahyuni
emang pantes aja seorang teroris di tindak demikian. Emang nya mau diperlakukan di spesial kan. Org salah ttp aja salah. Kalian yg para pndukung nya "sadarlah"
Teroris membunuh org sana sini tak brsalah di anggap mujahid.
ASTAGFIRULLAH,,,
27-Aug-2009 08:05:23 WIB by bang izal
keadaan negeri ini, makin hari, makin lucu, setiap kejadian yang dimunculkan di TV dan media massa lainnya sungguh aneh. seharusnya pihak Kepolisian bersikap Profesional dalam melakukan tindakan, bukankah negeri ni adalah negeri hukum, kenapa akhir-akhir ni, kepolisian seperti sangat memaksakan kehendak, seolah-olah ada tekanan dari pihak asing. untuk petinggi Polisi, ketahuilah, bahwa rakyat sekarang tak bodoh lagi, tak seperti jaman ORBA, memang opini bisa dibuat melalui media massa, tapi kasihanlah negeri ini, kasihanlah rakyat Indonesia ini, jangan paksakan rakyat jadi smakin bodoh. untuk siapa saya yang mau kacaukan NKRI dan menjajah NKRI, tolong, Kalau mau buat konsfirasi buatlah yang agak cantik,jangan kelihatan buanget rekayasanya, tambah lagi kasus Nasruddin di arahkan lagi ke teroris, lucu khan...... ha... ha.....he...he.... mungkin ini fenomena negeri srimulat.

 

Nama:
Email:
Security Code: