indosiar.com, Jakarta - Usaha vermak pakaian yang lebih dikenal sebagai vermak jins tersebar di berbagai penjuru kota. Tapi jangan salah, kawasan kolong jembatan Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur juga tidak luput dari incaran sejumlah orang untuk mengais rejeki dengan cara ini.
Deretan para penjahit di bawah jembatan Prumpung tersebut sudah lebih dari 5 tahun bertahan dengan menerima permintaan vermak celana dan baju. Namun berbeda dengan penjahit lainnya, mereka tidak melayani permintaan untuk menjahit baju atau celana baru.
Biasanya, sebagian besar pelanggan mereka datang untuk celana jins. Selain lebih murah, penjahit pakaian di tempat ini juga bisa ditunggu. Ongkos untuk memotong celana jins ditempat ini hanya dipatok 4000 rupiah dan hanya membutuhkan waktu kurang dari 1/2 jam.
Meski terlihat sangat sederhana, para penjahit ditempat itu bisa memperoleh pendapatan hingga 100 ribu rupiah setiap harinya. Sejak tahun 1984 lalu, Kani telah menjahit disana dan hasilnya cukup lumayan karena bisa membiayai sekolah kedua anaknya.(Yulia Hendrika Bulo dan Amirullah/Sup)