indosiar.com, Kutai Kartanegara - Banjir yang mengenangi puluhan desa di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur akibat meluapnya sungai Mahakam hingga Kamis (08/01/09) belum juga surut. Kondisi ini selain menganggu aktifitas perkantoran juga menyebabkan sejumlah siswa harus mengikuti proses belajar mengajar di sekolah lain.
Masih tingginya genangan air akibat meluapnya sungai Mahakam membuat para siswa sekolah harus menggunakan perahu untuk berangkat ke sekolah. Seperti yang dilakukan puluhan siswa kelas 6 SD Negeri 027 Desa Muara Kaman Ilir, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara. Bahkan karena gedung sekolah mereka terendam banjir para siswa ini terpaksa mengikuti ujian pada semester di SDN 03.
Karena keterbatasan kursi dan meja belajar, para siswa SDN 027 ini mengerjakan soal-soal ujian secara lesehan. Meski banjir akibat meluapnya sungai Mahakam sudah berlangsung selama satu bulan, namun kondisi ini tidak mempengaruhi semangat para siswa di pedalaman Kalimantan Timur ini untuk tetap belajar dan mengikuti ujian. Bahkan ketika mereka harus menempuh resiko menggunakan perahu ketinting saat berangkat dan pulang sekolah.
Banjir di Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur akibat meluapnya sungai Mahakam hingga hari ini sudah mengenangi 66 desa di 6 kecamatan. Ratusan kepala keluarga hingga saat ini juga masih tinggal di pengungsian. Warga korban banjir saat ini juga sudah menerima berbagai bantuan makanan dan tenda. (Muhammad Nasrullah Wahid/Sup)