indosiar.com, Bangladesh - Badai sidr yang hampir menelan korban 3000 jiwa kini mulai mengancam ratusan warga Bangladesh yang terisolir dengan sedikitnya bahan makanan.
Memasuki hari ke empat pasca bencana badai sidr, sejumlah lokasi bencana di Bangladesh masih terisolasi. Ratusan ribu lebih warga terancam kelaparan, karena tidak adanya bantuan makanan dan obat-obatan.
Sementara korban tewas telah mencapai lebih dari 3000 orang. Di distrik potukuali ini misalnya sama sekali tidak ada makanan dan air bersih. Apalagi tempat berlindung bagi para korban.
Sementara itu sejumlah negara dan Badan Dunia mulai berdatangan memberi bantuan. Sekjen PBB Ban Ki-moon telah menyatakan komitmenya menyalurkan bantuan melalui dana tanggap darurat PBB senilai 7 juta dolar Amerika Serikat. (Tim Liputan/Sup)