indosiar.com, Bojonegoro - Akibat terendam air selama 4 hari, sekitar seribu hektar lebih sawah di Kecamatan Burno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terancam rusak. Banjir dari luapan sungai Bengawan Solo ini mengancam kelangsungan hidup petani karena bisa menyebabkan padi rusak hingga rugi ratusan juta.
Banjir yang merendam sawah di Desa Karang Dayu, Kecamatan Baureno membuat petani setempat diliputi was-was. Rabu (25/04/07) kemarin, adalah hari kelima sawah-sawah mereka terendam banjir.
Jika air tak kunjung surut hingga dua hari mendatang, tanaman padinya akan rusak parah. Genangan air yang tak kunjung surut bisa menyebabkan tanaman padi mati terlebih masih bibit. Kerugian pun tidak bisa dihindari.
Sawah milik para petani di Desa Karangdayu, Kecamatan Baureno ini tergenang air akibat banjir yang terjadi hari Minggu lalu. Banjir menyebabkan tanggul penahan debit air jebol lalu meluber ke sawah para petani. (Tim Liputan/Sup)