indosiar.com, Sumatera Selatan - Hujan yang terus menerus mengguyur Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, membuat ratusan rumah di 2 kecamatan terendam banjir.
Masing-masing adalah Kecamatan Rantau Bayur dan Kecamatan Pangkalan Balai. Namun, wilayah yang terparah adalah Kecamatan Rantau Bayur, karena di wilayah ini ketinggian air mencapai 2 meter.
Banjir juga diperparah oleh luapan Sungai Musi yang mengelilingi daerah ini. Akibatnya, air dengan cepat masuk ke rumah-rumah, hingga sebagian warga tidak sempat menyelamatkan harta benda milik mereka.
Selain merendam ratusan rumah, banjir juga merusak puluhan hektar perkebunan karet milik warga, sehingga membuat warga terancam gagal panen tahun ini.
Sementara itu, puluhan rumah di Kelurahan Penengahan, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung, terendam banjir setelah diguyur hujan deras semalaman.
Peristiwa yang datang secara mendadak pada Sabtu (13/2/2010) dini hari, membuat kepanikan warga yang tidak sempat melakukan penyelamatan pada harta benda milik mereka.
Ketinggian air yang menggenangi rumah warga ini bervariasi, dari setinggi lutut, hingga pinggang orang dewasa.
Dalam perkembangan terpisah, memasuki hari keenam, ratusan warga korban banjir di 3 desa di Menggala, Tulang Bawang, Lampung, mulai terserang penyakit.
Pada umumnya, warga korban banjir tersebut menderita demam, yang disertai dengan muntah-muntah, dan gatal-gatal pada kulit, akibat berlarut-larut terendam air.
Kendati mulai surut, namun hingga kini, banjir masih menggenangi ratusan rumah warga.(Dedi Irwansyah - Aris Susanto/Ijs)