HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Warga Porong Terus Tuntut Ganti Rugi

Aksi Cap Jempol Darah



indosiar.com, Sidoarjo - Aksi cap jempol darah warga perumahan Tanggulangin Agung Sejahtera Satu (Perumtas Satu) dilakukan di tempat pengungsian mereka, Pasar Baru, Porong Rabu (21/03) kemarin. 

Aksi ini sebagai bentuk kebulatan tekad menuntut ganti rugi cash and carry seperti korban lumpur di empat desa lainnya.

Dilokasi pengungsian yang dihuni sekitar 7000 warga perumtas ini, mereka juga menyatakan kebulatan tekad untuk menggelar aksi unjuk rasa didepan Istana Negara, Jakarta. Aksi di Jakarta rencananya akan digelar pada 25 Maret mendatang.

Sementara itu, suasana pendataan sertifikasi korban lumpur Lapindo di kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Kabupaten Sidoarjo, diwarnai protes oleh warga korban lumpur dari 4 desa.

Sedangkan besaran ganti rugi cash and carry tersebut Rp 2,5 juta berupa tanah dan bangunan permeter perseginya. Hingga berakhirnya pertemuan warga di empat desa tetap menolak keras dengan pendataan sertifikasi yang dianggap merugikan warga.(Tim liputan/Her)

Bookmark and Share


Page: 1
22-Mar-2007 08:52:29 WIB by Damai
Para korban Lumpur Lapindo seharusnya banyak merenung akan musibah yang menimpa mereka. Apakah mereka sudah jauh dari Allah atau telah berbuat sesuatu yang dimurkai oleh Allah. Masih untung lumpur yang anda dapatkan. Coba seperti rakyat Aceh yang terkena Tsunami. Kalian beruntung masih diberi kesempatan hidup untuk memperbaki diri sebelum musibah yang lebih besar menimpa kalian.

 

Nama:
Email:
Security Code: