indosiar.com, Serang - Anda khawatir aksi pencurian atau kebakaran saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong?, kekhawatiran itu sudah saatnya dibuang jauh-jauh, karena saat ini sudah ditemukan alat yang bisa memantau aksi pencurian atau kebakaran di rumah kita yang dihubungkan dengan telpon genggam. Tak heran jika alat pengendali maling dan kebakaran ini menarik warga saat dipamerkan di Serang, Banten.
Di pameran yang berlangsung di alun-alun kota Serang, Banten inilah alarm SMS berbasis sensor gerakan asap dan api, hasil karya seorang mahasiswa Teknik Universitas Tirtayasa ini diperkenalkan.
Faiza Rafli, pencipta alarm SMS ini mengaku alatnya cukup efektif dengan tingkat keakuratan mencapai 80 persen. Cara kerjanya pun sederhana, karena alat yang terpasang di rumah akan mendeteksi suhu tubuh manusia, asap dan api yang muncul saat sensor dihidupkan ketika pemilik rumah hendak pergi. Ketika alarm di sensor berbunyi, otomatis handphone yang terpasang di sensor ini akan mengirim SMS ke HP yang dibawa pemilik rumah.
Peragaan alat ini ternyata cukup menarik perhatian pengunjung, terutama anak sekolah. Sehingga tidak sedikit dari mereka yang ingin memiliki, tapi sayangnya, alat ini belum dikomersialkan. Faiza mengaku masih mencari komposisi alat yang lebih murah dalam pembuatannya, karena dalam penelitian harga pembuatan masih mencapai 3 juta rupiah. (Heni Murniati Supaidi/Sup)