HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Ampo, Camilan dari Tanah Liat



indosiar.com, Brebes - Tanah liat ternyata tidak hanya dibuat menjadi bata, namun bisa diolah menjadi camilan. Seperti yang dilakukan oleh warga di Brebes, Jawa Tengah yang mengolah tanah liat menjadi camilan yang renyah yang disebut ampo. Camilan dari tanah liat ini digemari warga terutama para wanita hamil.

Sebagian besar orang pasti akan berpikir tanah liat hanya bisa diolah menjadi batu bata, genteng atau gerabah. Namun tanah liat bisa diolah menjadi makanan. Warga Brebes menyebut makanan dari tanah liat ini dengan sebutan ampo. Bahan dasar ampo murni berasal dari tanah liat tanpa campuran apapun.

Proses pembuatan ampo ternyata cukup sederhana. Pertama, tanah liat dibentuk persegi panjang kemudian dipadatkan menggunakan kayu palu berukuran besar. Tanah berbentuk persegi panjang lalu dijemur sampai kering. Selanjutnya tanah diiris tipis - tipis kemudian langsung dimasak menggunakan tungku berukuran besar.

Proses memasak memakan waktu kurang lebih 4 jam, sampai warnanya berubah menjadi hitam. Ampo cukup digemari warga Brebes, terutama wanita yang sedang hamil karena rasanya gurih dan pedas. Meski dibuat dari bahan dasar tanah, namun ampo tidak berpengaruh terhadap kesehatan. Harga ampo buatan Sobirin, relatif murah yakni 150 rupiah perbungkus. Dalam sehari Sobirin mengaku mampu memproduksi 500 bungkus ampo. Ampo buatannya biasanya dipesan para pedagang di pasar. (Kuncoro Wijayanto/Dv).
 

Bookmark and Share