indosiar.com, Lombok Timur - Anak Gunung Rinjani, Gunung Baru Jari, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat yang meletus Sabtu (02/05) sore, hingga kini masih terus mengeluarkan asap tebal. Sejak Minggu kemarin untuk sementara pendakian ke Gunung Rinjani ditutup.
Hingga Senin (04/05) pagi, Gunung Baru Jari, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat yang memiliki ketinggian 2.376 meter diatas permukaan laut masih terus mengeluarkan asap tebal berwarna hitam. Ketinggian asap mencapai 1000 meter dan mengarah ke Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara.
Walaupun meletus tetapi penduduk sekitar belum dievakuasi karena letusannya dianggap belum membahayakan. Status gunung masih siaga dan penduduk diminta tetap waspada. Tetapi sejak kemarin pagi untuk sementara pendakian ke Gunung Rinjani ditutup, dan sejumlah wisatawan yang telah berada di Gunung Rinjani dihimbau segera turun meninggalkan Gunung Rinjani agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Gunung Baru Jari memiliki ketinggian 2.376 meter diatas permukaan laut, sedangkan induknya Gunung Rinjani memiliki ketinggian 3.726 meter. Gunung Rinjani meletus terakhir pada tahun 2004. Sebelumnya tahun 1994 juga pernah meletus yang mengakibatkan banjir bandang akibat lahar dingin dan menewaskan 31 orang. (Ahmad Sianturi/Sup)