indosiar.com, Timika - Kontak senjata dengan GPK OPM (Organisasi Papua Merdeka) kembali terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Mulia, dengan korban Pratu TNI AD, Syaiful Yusuf yang gugur saat kontak senjata Sabtu (14/03/09) lalu. Dan Minggu pagi tiba di Timika dari Mulia yang selanjutnya jenazah akan diterbangkan ke Ambon, Maluku. Untuk dimakamkan dengan upacara militer melalui Makassar. Pelepasan jenazah dilakukan kemarin sore di Hanggar Bandara Mozes Kilangin Timika.
Suasana duka terlihat dari wajah orang tua dari Pratu Syaiful Yusuf dan beberapa kerabat yang turut hadir dalam pelepasan jenazah Minggu kemarin. Rencananya jenazah Anggota TNI AD ini akan dimakamkan di Ambon, Maluku untuk dikebumikan.
Pratu Syaiful Yusuf adalah Anggota Batalyon Infanteri 754 Eme Neme Kangasi dan di BKO kan ke Puncak Jaya bergabung dengan Satgas Rajawali yang bertugas di Pos Gurage, Kabupaten Puncak Jaya sejak 5 bulan lalu.
Menurut pihak Batalyon 754 Eme Neme Kangasi, Pratu Syaiful Yusuf gugur saat itu ikut dalam patroli pengejaran kelompok bersenjata Organisasi Papau Merdeka, pimpinan Goliat Tabuni Sabtu lalu.
Sehari sebelum Batalyon 754 melakukan patroli, karena pada Jumat malam pos TNi di Gurage, pos Merdeka di serang dua kali sekelompok sipil bersenjata. (Andre Kirwell/Sup)