HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Penyelewengan Dana BI

Anwar dan Burhanuddin Saling Serang



indosiar.com, Jakarta - Mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia yang kini menjadi Ketua BPK Anwar Nasution terlibat aksi saling serang dengan mantan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah di persidangan. Anwar yang dihadirkan sebagai saksi mengaku sejak semula tidak setuju pembentukan Panitia Pengembangan Sosial Masyarakat (PPSK) dan pengambilan dana dari YPPI yang kini bermasalah.

Sidang lanjutan skandal aliran dana BI sebesar 100 milyar rupiah dengan terdakwa Oey Hoe Tiong dan Rusdi Simandjuntak Senin (25/8/08) pagi kembali digelar di Pengadilan Tipikor dengan menghadirkan 7 saksi. Diantaranya Ketua BPK yang juga mantan Deputi Senior BI Anwar Nasution dan mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah.

Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Hakim Mufri, kedua mantan pejabat BI ini saling serang. Hal yang menjadi perdebatan seputar rapat penentuan kebijakan mengucurkan dana BI yang kini menjadi sorotan.

Anwar menyebutkan, hanya sekali mengikuti rapat Dewan Gubernur tanggal 22 Juli 2003 yang disebutnya hanyalah tameng untuk melakukan tindak kejahatan.

Sementara menurut Burhanudin, Anwar sama sekali tidak keberatan dengan hasil rapat Dewan Gubernur BI tanggal 22 Juli 2003 itu karena ikut menandatanganinya. Perang antar mantan pejabat BI ini diharapkan mampu membuka takbir dan fakta - fakta baru skandal aliran dana BI tentang siapa saja yang melihat. (Rafael Don Bosco/Heru Desembri/Dv).
 

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: